MUARA TEWEH - Ketua DPRD Barito Utara, Mery Rukaini, mengatakan penyusunan APBD 2026 merupakan langkah strategis yang harus memastikan pembangunan daerah berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa setiap rupiah dalam APBD memiliki peran penting dalam menjawab kebutuhan riil warga. Menurutnya, fungsi pengawasan dan penganggaran DPRD harus diperkuat agar kebijakan keuangan daerah tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga memberikan hasil nyata. Penyusunan APBD disebutnya bukan sekadar hitungan teknis, melainkan keputusan strategis menyangkut kepentingan publik.
“APBD bukan sekadar hitung-hitungan anggaran. Setiap rupiah harus dipastikan kembali untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat,” katanya kepada Kalteng24.com, Sabtu (15/11/2025).
Mery menjelaskan bahwa penguatan sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah harus menjadi landasan penyusunan APBD. Ia berharap, kolaborasi yang efektif dapat menghasilkan anggaran yang realistis, tepat sasaran, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah.
Pembahasan meliputi sektor prioritas seperti pelayanan dasar, peningkatan infrastruktur, dan penguatan ekonomi masyarakat. Setiap sektor dievaluasi agar alokasi anggaran dapat mendukung percepatan pembangunan.
DPRD memastikan akan mengawal proses penyusunan anggaran secara penuh. Transparansi dan akuntabilitas disebut sebagai prinsip penting yang harus dijaga selama perumusan kebijakan fiskal.
“Komitmen kami jelas: APBD 2026 harus memberikan manfaat langsung dan menjaga keberlanjutan pembangunan,” katanya. (adv)
editor: pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer